Pernahkah anda merasa bahwa anda dibenci orang bahkan teman di sekitar anda karena kelebihan yang anda miliki?Kelebihan lho, KELEBIHAN, bukan karena kekurangan atau kesalahan kita..Itulah sebabnya mengapa ada pepatah yang mengatakan, ”There’s always hater in your life”Contoh aja nih.. Sewaktu saya sweet seventeen, saya memiliki keluarga yang berkecukupan, punya keluarga yang utuh dan bahagia. Salah satu teman saya tidak memiliki Papa, datang menghadiri ulang tahun saya tapi sama sekali tidak memberikan selamat, justru mojok sama pacarnya memandangi akrabnya keluarga saya..Contoh lain, seorang teman yang tidak pernah berpacaran selalu iri setiap kali saya diberikan surprise oleh pacar saya. Dia bahkan pernah mengakui hal itu! Belum lama, saya membaca blog-nya dan dia menuliskan bahwa foto-foto sepasang kekasih dan segala surprise-nya itu tidak penting. Haha..Masih banyak sekali...Kenapa ya? Saya selalu bertanya-tanya, saya salah apa sama kamu sehingga kamu membenci saya atas segala kelebihan saya?Yang saya tau, itu namanya hanya IRI..Jangan iri kawan.. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing kok.. Kamu juga memiliki kelebihan yang aku tidak punya. Tuhan itu adil =)
Kampanye adalah suatu bagian penting dari public relations, direncanakan dengan baik dan spesifik, ada proses untuk mengukur keberhasilan kita dan pada akhirnya kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan tersebut.
Reseach merupakan hal yang penting dari keberhasilan suatu kampanye. Research terbagi atas dua macam, yaitu primary research (research yang kita lakukan sendiri) dan secondary research (research melaui data yang sudah tersedia).
Hal yang paling utama dalam merencanakan suatu kampanye adalah objectives (tujuan kampanye tersebut diadakan), setelah itu dilakukanlah Situation Analysis. Objectives yang ditentukan tentunya harus jelas dan berpegang pada SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Time). Situation Analysis terdiri atas dua macam, yaitu SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, and Threaten) dan PEST (Politically, Economically, Socially, and Technologically).
Strategi komunikasi dalam penyampaian kampanye harus proaktif, focus dan konsisten dalam penyampaian pesan. Hal penting lainnya dalam melakukan kampanye adalah indentifikasi publik yang tepat. Publik terdiri atas 4 golongan, yaitu Latent Public (contoh: public yang sedang mengalami masalah sehubungan dengan kampanye yang diangkat), Aware Public (contoh: media), Active Public (contoh: LSM terkait), dan Government. Selain publik tersebut, merupakan suatu hal yang penting pula dalam mengindentifikasikan stakeholders yang terdiri atas karyawan, publik, supplier, senior executives, investor, dan media.
Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan Key Message, yaitu pesan kunci yang diangkat dalam kampanye tersebut. Key message haruslah clear (jelas), concise (singkat), dan readily understood (mudah dimengerti). Ada empat tingkatan dalam key message, yaitu vision&mission, media management, community development, dan institutional relations.
Dalam melakukan kampanye dibutuhkan strategi dan taktik. Strategi adalah dasar dari suatu taktik program yang dibentuk, sementara taktik merupakan pendukung agar PR campaign berhasil. Elemen dalam menyusun strategi dan taktik adalah media relations (contoh: press conference, press briefing, one on one interview, talkshow, media visit), events , collateral development (contoh: poster, brosur buku, flyer), dan capacity building (pelatihan ke dalam/internal).
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, diperlukan timescale yang baik untuk mencapai keberhasilan suatu kampanye. Timescale dapat dibuat dalam bentuk time table. Time table dapat dibuat untuk mengukur perkembangan collateral development, capacity building, events, media relations, dan media monitoring.
Budget merupakan hal yang tidak bisa diabaikan dalam melakukan suatu kampanye. Budget terbagi atas Operating Cost (distribution, administration, travel, production, seminars), Human (overhead, expenses, salaries), equipment (telephones, furniture, computers).
Terakhir, semua ini tidak terlepas dari evaluasi sebagai alat mengukur keberhasilan kampanye. Evaluasi sangat penting dalam setiap hal, termasuk kampanye.
Sejak hari Kamis, 10 Juni 2010, di Halte Busway Kalideres dan Harmony telah diberlakukan antrian terpisah bagi cowo dan cewe. Cewe mengantri 2 baris di kanan, sementara cowo di sebelah kiri dengan 2 baris antrian.
Seorang petugas busway menjelaskan bahwa ini merupakan ide yang sebetulnya sudah diajukan dari kemarin2, namun baru direalisasikan sekarang mengingat semakin banyaknya pelecehan seksual terhadap cewe di antriann, khususnya saat antrian sedang padat-padatnya. "Baru-baru ini banyak sekali pengaduan pelecehan seksual, namun bukti yang ada tidak cukup kuat karena pelecehan berbentuk sentuhan. Di visum pun tidak akan menghasilkan bukti apa-apa kecuali adanya pemukulan," ujar petugas busway.
Opini masyarakat khususnya kaum wanita terhadap aturan ini memang positif. Dengan diberlakukannya aturan ini, maka kaum wanita merasa lebih aman dari tangan-tangan nakal. Memang masih ada keraguan dari masyarakat bahwa aturan ini hanya diterapkan di awal-awal saja, hanya sebagai formalitas belaka dan mungkin aturan ini tidak akan berlangsung lama.
Dari pengamatan di beberapa forum sosial dan diskusi, masyarakat berharap bahwa aturan ini akan selalu diterapkan setegas saat ini. Tampaknya saran lainnya perlu dipertimbangkan oleh Pemerintah, yaitu pemberlakuan busway khusus wanita dan busway khusus pria, seperti halnya kereta di jepang yang mengkhususkan untuk pria dan yang satu lagi untuk wanita.
Aturan ini tampaknya cukup membuat resah copet dimana copet selalu bekerja komplotan, bahkan melibatkan anggota wanita. Selain copet, aturan ini meresahkan mereka yang berpacaran dan yang menggunakan busway sekeluarga karena mereka harus mengantri secara terpisah.
beberapa orang berkata bahwa aturan ini meminimalisir pelecehan seksual. meskipun demikian, pelecehan seksual tetap masih ada di dalam busway, khususnya saat berebutan masuk ke dalam busway dan saat penumpang busway padat.
Salah seorang petugas busway berkata bahwa saran dari masyarakat sangat dibutuhkan demi perbaikan pelayanan Transjakarta Busway. Saran dapat dilayangkan kepada kepala petugas busway atau telepon busway yang telah disediakan.
Sayangnya, hal ini belum dilakukan di halte busway Dukuh Atas, padahal Halte Busway Dukuh Atas terkenal dengan para maniak seks.
Berdasarkan pantauan yang ada, peraturan ini masih belum dilaksanakan secara maksimal, seperti saat siang hari ataupun saat antrian sepi, padahal suatu ketegasan dan integritas dalam menjalankan suatu peraturan sangat diperlukan demi keberhasilan tujuannya.
Pertanyaan bodoh, "Apa rasanya berpisah dengan orang yang sangat kita cintai?"
Kenapa saya sebut pertanyaan bodoh?
Karena semua orang tanpa memandang status, umur, jenis kelamin, dll juga uda tau kalo rasanya itu SAKIT.. Sedih, rasanya hampa..
Saat kita putus dengan seseorang, perlukah kita mencari pelarian?
Mencari pelarian dengan harapan kita dapat melupakan sang mantan..
Saat disadari bahwa pelarian itu hanyalah pelarian dan perasaan cinta masih tertuju pada sang mantan, pantaskah kita membuang pelarian itu semau kita?
Hey, apa kamu tidak punya perasaan?
Kamu menghempaskan dia begitu saja dan kamu ingin kembali pada mantanmu yang sudah kamu sakiti dengan sedemikian rupa?
"Maafkan aku.. Aku tau aku salah.."
Memaafkan itu butuh jiwa besar..
Butuh kasih seputih hati Yesus..
Dan aku belum mampu memaafkanmu dengan sisi manusiawiku..
Seperti lirik lagu Kerispatih..
"Tak bisa lagi mencintaimu.. Dengan sisi lainku.. Aku tak sanggup menjadi biasa.. Ini aku sebenarnya.."
Meski hati sering membenci..
Meski air mata sudah kering hingga tak ada air mata yang tersisa
Meski aku berlari menjauh darimu..
Rindu itu masih ada...
Apa rasanya pacaran sama seorang teman biasa?
Perasaan pertemanan berbuah menjadi perasaan cinta yang berbeda..
Apa rasanya ketika membahasakan diri "gue-elo" menjadi "aku-kamu"?
Apa rasanya mengingat segala hal yang pernah terjadi di masa lalu sebagai teman biasa..
Kalau begitu, apa dulu saat menjadi teman, sempat terlintas perasaan cemburu?
Perasaan yang unik, aneh tepatnya..
Cinta datang begitu saja..
Apa rasanya ya?
Selama ini aku selalu membedakan mana itu teman dan mana itu calon pacar..
Bagiku teman adalah teman dan tidak akan pernah bisa berubah statusnya menjadi pacar..
Penasaran banget apa sih rasanya dari teman jadi pacar..
Anehkah? Asyikkah? Nyamankah?